Kerajinan Keset & Batik
Keset kain perca karya anggota yang menembus pasar Eropa, batik ciprat, dan ekonomi kreatif difabel yang berkelanjutan.
Selengkapnya →Organisasi penyandang disabilitas (DPO) yang mandiri dan inklusif — menumbuhkan kekeluargaan, membuka akses publik, dan memperjuangkan kesejahteraan difabel bersama keluarganya.
PPDMS berdiri pada 9 Mei 2012 di Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lembaga ini lahir dari keprihatinan Hardiyo dan sejumlah sahabat difabel terhadap stigma "Sehat Jasmani dan Rohani" yang dinilai diskriminatif, sekaligus keinginan membuka akses publik bagi kelompok difabel.
Menumbuhkan kekeluargaan, kerja sama, dan keterbukaan akses publik demi kesejahteraan penyandang disabilitas dan keluarga.
Menumbuhkan kekeluargaan antar-penyandang disabilitas sebagai kekuatan bersama.
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota menuju kemandirian dan daya saing.
Memenuhi hak-hak difabel dan mewujudkan kesejahteraan melalui pemberdayaan di tingkat desa.
Program pemberdayaan dijalankan berurutan — dari pendekatan personal hingga pendayaan kelompok di tingkat desa.
Keset kain perca karya anggota yang menembus pasar Eropa, batik ciprat, dan ekonomi kreatif difabel yang berkelanjutan.
Selengkapnya →Forum Disabilitas Tangguh Bencana — revitalisasi resan, reboisasi, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana bagi kelompok berisiko.
Selengkapnya →Board game edukasi kebencanaan, disabilitas, dan pengetahuan umum untuk pelajar dan masyarakat.
Selengkapnya →Mendorong partisipasi difabel dalam Musrenbang dan perencanaan dana desa yang inklusif.
Selengkapnya →Pos Bindu, dropping air, peer support, karawitan inklusif, hingga perjuangan pendirian Sekolah Luar Biasa.
Selengkapnya →Komputer, fotografi, keset, dan batik — pengkapasitasan fleksibel sesuai kebutuhan tiap individu.
Selengkapnya →Dukung pemberdayaan disabilitas di Gunungkidul — lewat kemitraan, donasi, atau bergabung menjadi relawan.